Sendal apa?
Itu sandal yang tidak bermodel, tidak jelas dan berbeda-beda
Iya, kenapa?
Kita harus seperti sandal itu.
Maksud mu?
Lihatlah
sandal itu baik-baik, tidak bermodel, tidak jelas dan berbeda-beda, terkadang sandal
itu sepasang kiri atau sepasang kanan. Akan tetapi sandal itu mempunyai daya
tarik, sehingga banyak orang yang ingin memakainya.
Lalu, apa hubungannya
dengan kita?
Kamu tahu apa daya tarik dari sandal itu?
Tidak, apa?
Karena sandal
itu selalu ada di sana, di tempat orang yang membutuhkannya. Meskipun sandal
itu harus terguyur oleh derasnya hujan, bercampur dengan tanah-lumpur, bahkan
terbuang entah kemana. Akan tetapi sandal itu tetap bertahan di sana, bertahan
agar terus di gunakan. Dia tidak peduli dengan semua tantangan yang mendekat. Yang
dia fikirkan ke senangan orang jika melihat dirinya. Walaupun dia kotor, akibat
bercampur dengan tanah dan air hujan. Aku yakin banyak orang yang ingin
memakainya. Apakah kau mengerti dengan penjelasanku ini?
Hmm… Tidak, bisakah
kau memberitahukan dengan lebih mudah?
Artinya
adalah meskipun banyak cobaan yang engkau terima, kau harus tetap bertahan
dengan sabar. Karena kesabaran yang engkau miliki adalah daya tarik dirimu
sendiri. Tak butuh wajah yang menawan, tak butuh harta yang melimpah, yang
engkau butuhkan hanyalah Sabar dan Ikhtiar. Berikhtiar dari kesabaran akan
membuahkan hasil yang membanggakan dirimu sendiri. Itulah kunci yang engkau
butuhkan untuk menjalani damainya kehidupan.
Oh Iya, aku mengerti. Jadi,
berbanggalah menjadi sandal selen. Itukan maksudmu?
Iya, meskipun hanya menjadi sandal selen biasa, yang hanya
dapat membantu tanpa harus menjadi sesuatu yang luar biasa, dan meskipun engkau
harus berkorban hanya untuk membantu. Aku yakin dengan kesabaran dan ikhtiar
itulah orang lebih memilihnya. Tanpa harus menunjukan bahwa dia itu pintar,
luar biasa, bisa, aku yakin dia pasti selalu di butuhkan oleh orang lain. Karena
dia memang ingin membantu dengan sepenuh hati, walau cobaan datang
bertubi-tubi, walau rintangan terus menerjang, walau badai terus menanti,
dengan kesabaran itu, dia mampu menghadapi itu semua. Dari kesabaran dan
ikhtiar tersebut pula lahirlah buah yang begitu indah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar